- SAKRALITAS
misalanya :
ibadah mahdoh dan ghoiru mahdoh
ibadah mahdoh adalah ibadah yang memilikiaturan aturan dalam pelaksanaan nya. sedangkan ibadah ghoiru mahdoh adalah segala ibadah yang boleh dilakukan selama belum ada dalil yang melarang nya.
sebagai contoh : ketika memperingat ulang tahun seseorang dengan acara yasinan atau tahliln. hal ini dipandang oleh kebanyakan orang adalah suatu yang tidak ada tuntutanya dalam syariat sehingga bagi orang yang fanatik, mereka memandang hal ini sebagai sesuat yang baru. padahal ketika kita mengkajinya dengan pendekatan antopologi- kebiasaan- maka tidak semudah itu kita menilai atau mengklaim kebiasan seseorang. hal hal seperti inilah yang seringkali menghalangi penelitian ketika menggunakan pendekatan antrpologi.
2. SUPERIOR DAN INVERIOR
misalnya : ketika kita mempelajari atau mengkaji suatu budaya seseorang, maka dengan mudah kita mengatakan budaya kita lebih baik dari pada budaya mereka. ini juga terakadang yag menyulitkan seseorang unutuk mengkaji nya.
3. INSIDER DAN OUTSIDER
misalnya : ketika seseorag membahas budaya yang dianutnya, maka secara otomatis mereka akan membangga banggakan budaya yangdianutnya, seolah olah budayanyalah yang paling benar.
mengkaji studi islam dengan menggunakan pendekatan antropologi maka akan lebih membangun komunikasi lintas budaya sehingga tidak mengakibatkan kesalah pahaman dalam pengkajiannya. dan menambah wawasan, pengetahuan tentang budaya yang sedang kita kaji.
dalam memahami study islam sangatlah di perlukan komponen-komponen yang bisa di jadikan sebagai acuan dalam memahami islam,maka dari itu sudilah kiranya kita untuk menengok kepada saudara-saudara yang lain dalam mempelajari segala apa yang bisa di amalkan di dalam dunia islam.
BalasHapusmeskipun banyak halangan atau gejala-gejala dalam melaksanakan pendekatan antropologi, namun pendekatan ini sangatlah bermanfaat bagi kita supaya kita bisa lebih mengetahui, memahami budaya orang lain, yang mungkin kita beranggapan bahwa budaya mereka itu tidak sesuai dengan syariat islam menurut kacamata kita sendiri..namun dengan adanya pendekatan ini maka kita akan bersikap terbuka dan lebih menghargai yg namanya sebuah kebudayaan..
BalasHapus