Minggu, 12 Desember 2010

pendekatan antropologi dalam study islam

antropologi secara sederhana adalah ilmu yang mempelajari tentang masyarakat dan kebudayaan.
adapun metode yang lebih tepat dengan pendekataan antropologi adalah metode HOLISTIK. artinya dalam melihat satu fenomena sosial harus diteliti dalam konteks totalitas kebudayaan masyarakat yang dikaji.

sebagai contoh permasalahan nya adalah :
tradisi masyarakat Yogyakarta, ketika datang tahun baru islam (hijriah) yang dalam penghitungan kalender jawa disebut suro. masyarakat Yogyakarta memiliki kebiyasaan memperingati hari ini dengan mengadakan ritual, yang dikenal dengan  Suronan.  dalam tradisi ini masyarakat keraton mengeluarkan semua benda pusaka yang kemudian mereka suci kan dengan cara di cici. nah bagaimana study islam mengkaji tradisi  ini  dan adakah niai yang mencerminkan pendidikan didalamny, bagaimana islam memandang hal ini ?

dalam mengkaji tradisi di atas, study islam tetap memperhatikan totalitas budaya dan masyarakat.  kebiyasaan suronan dalam masyarakat yogya merupakan kebiasaan adat yang dilakukan setiap tahun, kegiatan ini dilakukan guna menjaga kebudayaan yang berlaku sejak zaman dahulu dan mendidik generasi muda agar tetap melestarikan kebudayaan Nya.

pandangan islam tentang hal ini ?
islam merupakan agama yang tetap saling menghargai setiap perbedaan yang ada, karena perbedaan itu merupakan rahmat. islam tetap menghargai tradisi ini selama tradisi ini tidak menyalahi syariat islam. karena dalam islam tradisi atau kebiyasaan suatu kaum dapat dijadikan hukum, sbagaimana dalam kaidah " kebiyasaan dapat menjadi hukum " artinya islam tetap menghormati tradisi itu. ya silah silahkan saja. ALLAH WA RASULUHU A'LAM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar